Aturan Pinjam Uang Online Agar Tidak Terlilit Utang

aturan-pinjam-uang-online
Aturan pinjam uang online
Dengan zaman yang semakin berkembang, sekarang meminjam uang pun juga semakin mudah. Karena kemudahan inilah maka banyak orang yang juga tertarik untuk meminjam uang secara online ini. Tentunya inovasi pinjam uang ini patut untuk disyukuri. Mengapa? Karena tak semua orang punya uang saat terjadi sesuatu yang mendadak atau gawat darurat. Dengan adanya pinjam uang online, maka mereka bisa mendapatkan pinjaman uang secara online yang mudah dan cepat. Bantuan inilah yang dicari oleh banyak orang ketika mereka sedang membutuhkan uang dalam waktu cepat. Apalagi jika ada keadaan mendesak yang membuat mereka harus mengeluarkan uang dalam jumlah banyak di waktu yang sempit ini.

Aturan Kredit Tanpa Agunan yang Benar. Perlu diketahui bahwa yang namanya utang tetaplah utang. Karena itulah jika Anda pinjam uang online, Anda perlu tahu beberapa aturan pinjam uang online yang bisa menyelamatkan Anda dari lilitan utang. Apa sajakah aturan-aturan tersebut?

1. Pinjam maksimal 30 persen saja

Sebenarnya jika Anda ingin berutang ada rumus yang perlu Anda ikuti. Dalam rencana keuangan, banyak konsultan finansial yang merekomendasikan kita untuk utang maksimal 30 persen dari gaji bulanan kita saja. Hal ini tentu saja untuk menghindari utang yang menumpuk. Angka tersebut merupakan angka yang direkomendasikan karena pasti sesuai dengan kemampuan Anda. Jadi, jika Anda mempunyai penghasilan sebesar Rp 5 juta perbulan, maka jumlah uang yang bisa Anda pinjam adalah sekitar Rp 1,5 juta saja. Itu adalah jumlah yang paling banyak yang bisa Anda pinjam. Bahkan bank dan lembaga finansial yang menyediakan jasa pinjaman pun juga merekomendasikan rumus ini. Karena itulah jika Anda meminjam uang dengan jumlah lebih dari 30 persen total penghasilan Anda, maka jangan heran jika pengajuan Anda ditolak. Namun jika Anda meminjam ke pihak non-resmi seperti rentenir, maka bisa saja. Namun perlu diingat risiko yang Anda hadapi jika utang tidak sesuai dengan kemampuan Anda.

2. Jangka waktu

Jangka waktu atau tenor juga perlu Anda pertimbangkan. Melunasi pinjaman tentu saja tidak bisa seenak jidat. Ada jangka waktu yang harus Anda ikuti aturannya. Karena itulah sebelum meminjam uang ada baiknya Anda pikirkan dengan matang untuk jangka waktunya. Jika jangka waktunya semakin lama, maka beban cicilan yang harus Anda bayar pun juga makin lama pula. Tapi uang yang harus Anda bayarkan tiap bulannya akan relative lebih kecil. Begitu juga dengan yang jangka waktunya pendek maka waktu membayar pinjaman pun juga lebih cepat selesai. Tapi jumlah uang yang harus Anda cicil akan semakin besar. Karena itulah sebaiknya pertimbangkan jangka waktu dengan kemampuan Anda dalam membayar cicilan.

3. Bunga

Bunga tentu saja tidak boleh dilupakan jika Anda ingin meminjam uang baik itu di bank ataupun di lembaga finansial. Sebaiknya bandingkan dulu bunga di beberapa tempat pinjaman agar Anda tahu mana bunga yang paling kecil. Meminjam uang secara online memang mudah karena prosesnya cepat dan tidak ribet. Namun biasanya bunganya akan lebih tinggi dibandingkan dengan pihak bank. Karena itulah Anda harus mendapatkan informasi yang lengkap saat hendak meminjam uang secara online. Tentunya tiap lembaga finansial yang menawarkan pnjaman online mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jangan lupa pula untuk cek penawaran dari masing-masing tempat. Salah satu tempat yang kami rekomendasikan adalah Lonify yang memberikan berbagai penawaran yang menarik dan bunga yang bersaing.

Jangan Lupa Follow KuyBelajar untuk Mendapatkan Informasi Terbaru!

0 Response to "Aturan Pinjam Uang Online Agar Tidak Terlilit Utang"

Posting Komentar

Silakan tinggalkan komentar jika ada yang perlu didiskusikan. Jangan pernah gunakan ujaran kebencian, bullying, dan kalimat-kalimat yang mengandung unsur SARA!