Cara Diagnosis Gangguan Pendengaran

Cara Diagnosis Gangguan Pendengaran
Senin, Juni 17, 2019
Gangguan pendengaran merupakan salah satu masalah kesehatan yang terjadi di telinga. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya gangguan pendengaran. Faktor utama yang paling banyak menjadi penyebabnya adalah penambahan usia.

diagnosis gangguan pendengaran
Untuk memastikan diagnosis gangguan pendengaran, dokter biasanya akan melakukan tes pemeriksaan pada telinga Anda

Seseorang dengan usia memasuki 60 tahun keatas mulai menimbulkan ciri ciri gangguan pendengaran. Tetapi tidak hanya terjadi pada usia tua, gangguan pendengaran juga dapat terjadi sejak dini, sejak masa kelahiran. Kondisi ini dikaitkan dengan kelainan yang terjadi pada masa janin di dalam kandungan. 

Ciri-ciri gangguan pendengaran yang timbul sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Perlu informasi dan penanganan yang cukup untuk mengenal kasus-kasus gangguan pendengaran. Salah satu gangguan yang cukup umum terjadi adalah kurang pendengaran sebelah

Gangguan ini jika dibiarkan terus-menerus dapat meyebabkan terjadinya tuli kedua telinga Anda. Gejala yang ditimbulkan pada tuli kongenital tidak seperti tuli pada orang dewasa. Anak biasanya tidak akan merespon saat kita memanggil dirinya ataupun namanya, tidak merasa terganggu akan suara bising, terkadang rewel karena merasa tekanan dalam telinga cukup tinggi sehingga membuat si kecil menjadi tidak nyaman dan resah. 

Untuk memastikan diagnosis gangguan ini, dokter akan melakukan tes pemeriksaan pada pendengaran. Bila diketahui terdapat gangguan pendengaran yang diderita sejak bayi, dokter akan melakukan screening dengan menggunakan OAE atau Otoacoustic Emissions, kemudian dilanjutkan dengan Auditory Brainstem Respone Audiometry (BERA). Dengan kedua alat ini sistem akan merespon bagaimana cara kerja sensor otak bayi saat dirangsang oleh bunyi yang dihasilkan dari lingkungan sekitar. 

Pada anak yang memiliki usia lebih besar, pemeriksaan yang dilakukan yaitu dengan menggunakan pure tone test. Tes ini juga sebenarnya dapat juga digunakan pada orang dewasa.

Sama halnya dengan sistem screening yang dilakukan pada anak bayi, sistem ini akan memberikan rangsangan suara yang muncul, saat suara tersebut muncul Anda akan diberitahu untuk menekan sebuah tombol atau bisa juga dengan mengangkat tangan. Sehingga dokter mendiagnosis sampai batas mana Anda dapat merespon suara yang muncul. Kemudian spesialis THT akan merekam dengan sebuah audiogram.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Cara Diagnosis Gangguan Pendengaran"

Posting Komentar

Silakan tinggalkan komentar jika ada yang perlu didiskusikan. Jangan pernah gunakan ujaran kebencian, bullying, dan kalimat-kalimat yang mengandung unsur SARA!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel