4 Tips Cara Mencangkok Tanaman Buah Konvensional

4 Tips Cara Mencangkok Tanaman Buah Konvensional
Tuesday, March 03, 2020
Budidaya tanaman secara vegetatif memang sudah sangat banyak di Indonesia. Beberapa caranya juga sudah banyak diterapkan. Cangkok, stack dan beberapa metode lainnya juga sudah ada di Indonesia. Namun masih banyak yang belum paham seperti apa metode cangkok itu. Berikut ini adalah tips cara mencangkok tanaman buah konvensional.

Tips cara mencangkok
Hasil cangkokan yang bagus tak terlepas dari bagaimana cara mencangkok tanaman itu sendiri. Salah satu yang perlu diperhatikan ketika Anda akan memulai untuk mencangkok adalah pemilihan jenis tanaman apakah dapat dilakukan pencangkokan atau tidak karena tidak semua jenis tanaman dapat dicangkok.


Manifesto Cangkok


Cangkok digunakan untuk mendapatkan bibit yang lebih baik. Dengan dilakukannya pencangkokan diharapkan tanaman dapat menghasilkan buah yang lebih menguntungkan. Tapi jika tidak menggunakan cara yang benar, cangkok justru akan membunuh tanaman tersebut. Ada beberapa cara yang harus diikuti dan peraturan yang harus benar-benar dijaga dalam cangkok.

Tanaman hasil cangkokan memiliki kualitas yang hampir sama dengan tanaman induk. Apabila kita tepat dalam memilih induk, kita akan punya kesempatan untuk dapat mendapatkan kualitas tanaman yang bagus. Pencangkokan juga memiliki risiko kegagalan. Kegagalan cangkok biasanya terjadi karena faktor cuaca ataupun prosedur yang tidak sesuai.

Meski begitu, cangkok masih tetap punya persentase berhasil yang cukup tinggi. Itulah mengapa di Indonesia banyak sekali pencangkokan yang dilakukan oleh para pembudidaya. Biasanya buah yang dicangkok adalah buah durian, rambutan hingga kelengkeng. Untuk beberapa tanaman, cangkokan akan terasa lebih sulit.

Tips Mencangkok agar Tidak Mati


Ada beberapa tips mencangkok yang dapat kita jadikan patokan. Hal tersebut memang sangat perlu kita perhatikan karena ketika melakukan cangkok perlu memperhatikan kondisi tanah dan cuaca. Cangkok memang memerlukan kondisi lingkungan khusus. Hal tersebut terjadi sebab cangkok memiliki jenis tanaman yang baru atau tumbuh tidak secara natural.

1. Hindari Pencangkokan di Musim Kemarau


Pada saat musim kemarau tanaman hasil cangkok biasanya akan kering dan mudah mati, hal tersebut terjadi karena tanaman cangkok biasanya lebih sedikit menyimpan air. Semua dipengaruhi juga oleh akar dari tanaman cangkok yang yang biasanya jauh lebih muda. Banyak dari tanaman cangkok yang memiliki akar yang tidak terlalu kuat.

Jika akar tersebut tidak kuat untuk menyuplai air maka satu-satunya cara adalah menambahkan air dari luar. Penyiraman salah terus menerus merupakan salah satu solusi yang bisa ditempuh ketika melakukan cangkok di musim kemarau.

2. Hindari Tempat dengan Intensitas Angin Kuat


Jika intensitas angin terlalu kuat, tanaman hasil cangkok dapat patah dan juga roboh. Hal itu perlu dihindari karena tanaman cangkok biasanya memiliki akar yang masih kecil.jangan sampai hanya karena faktor angin dan tempat pemilihan cangkok kurang tepat, Apa yang Anda lakukan menjadi sia-sia dan gagal.

3. Jangan Terlalu Banyak Potong Dahan


Secara tidak langsung pohon induk dari cangkok juga mendapatkan impact. Ketika Anda melakukan cangkok dan memotong terlalu banyak dahan, maka pohon induk tersebut dapat mati karena tidak bisa berfotosintesis. Tentunya hal ini sangat banyak terjadi bahkan merupakan salah satu kasus yang menggagalkan cangkok.

Kita dapat memilih beberapa dahan saja yang posisinya cukup strategis untuk dicangkok. Tidak semua dahan bisa kita cangkok karena melihat posisi dan juga morfologi dari batang tersebut. Pemotongan yang terlalu banyak justru membunuh induk.

4. Gunakan untuk Perbanyak Bibit


Kita perlu menggunakan cangkok untuk memperbanyak bibit. Metode tersebut akan lebih berguna dibandingkan mencangkok hanya untuk mendapatkan sumber langsung. Dengan memperbanyak bibit, kita akan bisa menambah jumlah tanaman untuk melakukan budidaya. Selain itu juga siapkan lingkungan yang tepat untuk tanaman.

Untuk tujuan budaya kita perlu menciptakan tanah yang cukup subur dan juga air yang cukup. Jika tidak, budidaya bisa menjadi sangat merepotkan. Tapi jika suplai air terjaga dan juga tanah sudah bagus kita tidak perlu mengkhawatirkan apa-apa.

Hal yang paling jelas adalah untuk mencangkok kita perlu bersiap. Persiapan pertama adalah persiapan untuk gagal. Persiapan kedua adalah persiapan untuk merawat. Walau begitu cangkok emang benar salah satu pilihan yang dapat menjadi alternatif budidaya tanaman.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "4 Tips Cara Mencangkok Tanaman Buah Konvensional"

Post a Comment

Silakan tinggalkan komentar jika ada yang perlu didiskusikan. Jangan pernah gunakan ujaran kebencian, bullying, dan kalimat-kalimat yang mengandung unsur SARA!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel